Pas kamis kmaren, gw memutuskan untuk brangkat kuliah dengan naik angkutan umum bahasa gaulnya tuh angkot.. Dengan gagah, tangan ini di lambaikan dengan tatap mata langsung ke mata sang supir seakan berkata ‘kiri,kiri pir’
Angkot pun berhenti, gw di sebelah kiri belakang angkot (maunya sih di pangkuan pak kusir *genit abiiss hahaa)..5 menit angkot masih mulus, 10 menit semakin mulus, 15 menit, tetap mulus dan tiba tiba angkot miring ke kiri dan jalannya mulai seperti mobil gaul dengan pompa (ga karuan pokoknya)
Dan ternyata bannya kempes sekempes kempesnya kempes, dan anda tahu? Letak ban tersebut tepat sekali di bawah kursi yang saya duduki (hhhh! Entah ini pertanda apa dan berusaha mencari hikmahnya)
Ps: I’m sorry pak sopir! Tapi berjanji saya tidak akan duduk di bagian angkot yang dibawahnya tepat ada roda LAGI
mereka bilang....